Refleksi Diri, Aspirasi, dan Apresiasi: Momen SLC yang Bermakna

Kamu pernah mendengar istilah student led conference (SLC). Jadi, SLC merupakan pertemuan antara siswa, orangtua dan guru yang didalam pertemuan tersebut, siswa membagikan hasil penugasan dalam bentuk portofolio dan mendiskusikan perkembanganya dengan orangtua. Dalam kegiatan ini, siswa menjadi pemimpin dari awal hingga akhir kegiatan. Student led conference merupakan kegiatan rutin dari SMP Brawijaya Smart School yang dilakukan dalam bentuk strategi mengkomunikasikan hasil belajar siswa dan orangtua.

Student led conference (SLC) dilaksanakan pada tanggal 21-23 Juli 2025 pukul 07.30-12.30 WIB dengan 7 sesi per sesi memiliki durasi waktu 40 menit. Kegiatan ini bertempat di Gedung SMP BSS dengan menggunakan 5 ruangan, yaitu Aula lantai 3, R. Rapat Lantai 1, Ruang Kelas 8D, Ruang Kelas 8E dan Ruang Persiapan Lab. IPA (Gedung lama lantai 2). Kegiatan ini mengundang orangtua sebagai perwakilan dari pihak keluarga, siswa dan guru walikelas. Walikelas yang terlibat adalah walikelas lama (tahun ajaran 2024/2025) mendampingi siswa selama proses persiapan dan walikelas baru (tahun ajaran 2025/2026) mendampingi selama pelaksanaan.

Adapun tujuan dari kegiatan SLC adalah

  1. Membangun komunikasi antara siswa, orangtua dan sekolah
  2. Mengembangkan kemampuan siswa dalam menyampaikan ide, pendapat dan perncapainya secara percaya diri
  3. Membantu siswa mengenali kekuatan dan tantangan dalam proses belajarnya secara jujur dan objektif
  4. Emndorong keterlibatan orangtua secara positif melalui apresiasi terhadap proses dan perkembangan belajar siswa.

Alur pelaksanaan kegiatan SLC yang dilakukan SMP BSS adalah

  1. Pembukaan, dilakukan oleh walikelas dengan mengapresiasi siswa dan orangtua yang hadir
  2. Inti, kegiatan inti diisi oleh siswa yang mempresentasikan karya dan personal brandingnya kepada orangtua dengan alokasi waktu 15 menit. Selama siswa presentasi orang tua wajib mendengarkan dan menyimak. Orangtua wajib memberikan umpan balik bisa berupa pertanyaan ataupun refleksi kepada siswa.
  3. Penutup dan gallery walk (portofolio atau karya siswa)

Dalam kegiatan SLC siswa mempresentasikan 3 hal utama, yaitu:

  1. Personal branding, berisikan aku ingin dikenal sebagai apa atau siapa?, aku ingin menjadi apa?, my tagline, role model, dan dukungan yang diharapkan dari orangtua (keluarga)
  2. Refleksi diri, berisikan tentang kelebihan diri, tantangan yang dihadapi dalam membranding diri, pencapaian akademik dan non akademik, hafalan alquran dan target yang ingin dicapai.
  3. Kebiasaan baik, berisikan refleksi 7 kebiasaan baik yang telah dilakukan maupun yang belum dilakuan dan respon atau follow up dari orangtua
  4. Gallery walk, berisikan portofolio / hasil karya siswa yang paling disukai, dibanggakan atau yang paling menyenangkan.

Dalam pengemasan presentasi siswa bisa memilih mengemas presentasi berbentuk kertas maupun digital. Jika menggunakan kertas bisa berupa mind mapping/ poster/ flip book yang memuat seluruh refleksi dan tindak lanjut. Begitu pula jika berbasis digital siswa menggunakan laptop maupun tablet. Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah komunikasi efektif antara siswa dan orangtua, dukungan mental untuk siswa serta mendengarkan harapan siswa terhadap orangtua. sehingga potensi siswa dapat tumbuh maksimal (growth and communication).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

raja111