SELF LOVE : Mencintai Diri Sendiri

Sebagai manusia, emosi negative adalah hal normal yang sering di alami oleh banyak orang. Sering kali kita mengkritik diri kita sendiri, berbicara dengan kepala kita sendiri dengan kalimat-kalimat negative, kata-kata hati yang menghakimi diri sendiri ini terus-menerus keluar dari dalam diri kita akibat kita tidak memiliki kemampuan cukup untuk mencintai diri kita atau “Self Love”. Memberikan kritik terhadap diri sendiri memang tidak sepenuhnya salah, justru terkadang dengan kritikan itu kita mungkin bisa menjadi lebih baik dan berkembang kedepannya, namun kritikan negatif yang terus-menerus muncul di kepala kita secara berkepanjangan ini dapat membuat kita menjadi semakin stress dan depresi.

Nah, jadi menurut kalian Self-Love itu penting gak sih? Kalau menurut ku, penting banget biar kita lebih percaya diri, biar kita bisa memaafkan diri kita sendiri, termasuk biar kita juga move on dari masalah. Namun terkadang ketika kita menerapkan Self-Love pada kehidupan kita, terfikir bahwa Self-Love itu  Egois bahkan bisa jadi orang lain juga menyebut kita sombong karena kita lebih mementingkan diri kita sendiri daripada oranglain. Kapan Self-Love itu bisa menjadi egois saat kita merugikan orang lain contohnya memaksakan anak kita untuk mengambil jurusan yang kita mau tanpa peduli anak suka atau tidaknya.

Fear of shelfishness ini kebalikan dari Self-Love, dimana kita lebih mementingkan orang lain daripada diri kita sendiri. Kenapa ini seringkali dilakukan oleh banyak orang, karena biar tidak dibilang sombong dan tidak dibilang egois.Namun pasti ada  dampak negatifnya kalau kita menerapkan Fear of shelfishness yang tidak terkontrol, dampaknya Kita capek membantu orang terus tanpa kita memikirkan diri kita sendiri. Dan saat kita sudah merasa rugi barulah mikir Self-Love yang ngajarin bahwa diri kita juga penting untuk dihargai, dicintai dan care dengan diri sendiri. Nah kalau begini Self-Love yang baik itu yang seperti apa? kalau kita akan menerapkan Self-Love kita perlu tetap peduli pada sekitar kita. kita bebas melakukan apapun selama tidak merugikan orang lain begitupun orang lain juga bebas melalukan apapun selama tidak merugikan diri kita juga.

Kesimpulannya, Self-Love merupakan point penting dari kesehatan mental. Self-Love adalah sebuah pondasi yang memungkinkan kita untuk bersikap tegas, menjalin hubungan yang sehat dengan orang lain,serta merasa bangga kepada diri sendiri. Saat kita menerapkan Self-Love, kita akan lebih tenang dalam menghadapi masalah, lebih banyak berpikir positif termasuk saat kita mengalami kecewa dan sedih karena Self-Love tersebut adalah bentuk dari penerimaan diri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *