Mari Membangun Kelas Online yang Nyaman Di Tengah Pandemi Covid-19!

Di awal tahun sampai dengan penghujung tahun 2020 ini, dunia sedang waspada dengan sebuah virus (COVID 19). Penularan virus ini sangatlah cepat, sehingga hampir tidak ada negara di dunia yang dapat terhindar dari virus Covid 19 atau yang dikenal dengan corona termaksud Indonesia.

Berbagai upaya sudah dilakukan pemerintah dalam mengantisipasi penyebaran virus corona yang kian menyebar dengan cepat, salah satunya yang dilakukan ialah menerapkan lockdown atau karantina mandiri. Pemerintah Indonesia telah mengimbau masyarakat untuk tetap di rumah dan mengisolasikan diri serta menerapkan aturan PSBB (Pembatasan Sosialisasi Berskala Besar). Hal ini dilakukan agar penyebaran virus tidak meluas dan upaya penyembuhan dapat berjalan maksimal. Pemberlakuan PSBB Pemerintah Indonesia juga telah membatasi kegiatan di luar rumah salah satunya ialah kegiatan belajar-mengajar yang telah dilakukan melalui pembelajaran online atau PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh).

Pembelajaran online dilakukan dengan memanfaatkan teknologi internet agar mempermudah siswa pada saat kegiatan belajar-mengajar (KBM), yang artinya guru dan murid masih bisa berinteraksi walau tanpa tatap muka secara langsung. Pembelajaran online bisa dilakukan dengan menggunakan media, baik media cetak seperti modul maupun noncetak seperti audio/vidio. Pemerintah Indonesia juga sudah memfasilitasi guru dan murid dengan kuota belajar yang diberikan setiap bulan selama PJJ berlangsung, sehingga KBM bisa berjalan dengan mudah.

Namun terkadang pembelajaran online membuat  peserta didik menjadi kurang aktif dalam berinterkasi saat KBM berlangsung sehingga terkadang mengakibatkan pembelajaran terasa lebih menjenuhkan. Hal ini mengakibatkan ketidakmajuan hasil belajar peserta didik. Lalu bagaimana agar siswa menjadi lebih aktif saat pembelajaran online berlangsung? Oleh karena itu diperlukan motivasi  atau pendorong siswa agar lebih aktif saat KBM berlangsung.

Berikut merupakan kiat-kiat yang bisa dilakukan seorang pendidik saat kegiatan pembelajaran online.

Tanamkan Motivasi yang Kuat pada Siswa

Di saat pendemi seperti ini, belajar di rumah terkesan menjadi beban bagi sebagian anak, terkadang anak lebih senang belajar di sekolah karena selain bisa berinteraksi dengan teman, banyak anak yang lebih senang belajar dengan di dampingi oleh guru daripada orang tua mereka.

Agar semangat belajar terus ada, anak harus memiliki motivasi yang kuat dalam mengikuti proses KBM online. Peran guru di sini harus selalu memberikan motivasi dan menanamkan pikiran positif ke peserta didik misalnya, “Jika ingin kembali ke sekolah, kalian harus bersabar belajar di rumah, tetap semangat, agar rantai penyebaran virus corona bisa terputus dan wabah segera hilang.”atau bisa memberikan motivasi lainnya. Guru bisa memberikan motivasi dan mengingatkan peserta untuk tetap semangat belajar di setiap pertemuan saat pembelajaran online.

Membuat Aktivitas KBM yang Menyenangkan

Terkadang pembelajaran online yang dilakukan membuat peserta didik merasakan bosan karena mereka hanya bisa duduk dan mendengarkan guru bercerita. Bahkan ada beberapa anak yang dengan pintarnya meninggalkan pembelajaran online. Untuk meminimalisasi keadaan seperti ini, seorang guru harus membuat suasana pembelajaran yang menyenangkan. Ketika guru dan murid terpisahkan oleh jarak, menciptakan hubungan antara keduanya menjadi hal yang sangat penting. Sembari menunggu kelas online dimulai mungkin guru bisa memulai fitur obrolan untuk menanyakan kabar mereka, atau sekadar berbincang-bincang untuk membangun suasana.

Koneksi yang dibangun di awal membuat mereka merasa lebih nyaman menggunakan media online untuk bertanya dan aktif saat kelas online berlangsung.

Membuat Media Pembelajaran Digital yang Interkatif

Selain membangun suasana kelas online yang nyaman untuk peserta didik, seorang guru juga bisa menyiapkan media pembelajaran yang menarik dan interaktif. Yang dimaksud interaktif adalah pesera didik bisa berpartisipasi pada media tersebut yang artinya tidak hanya menonton dan membaca media tersebut.

Guru bisa membuat media digital berupa vidio ataupun slide yang sifatnya interaktif, pada media tersebut bisa ditambahkan animasi menarik seperti mengajak siswa berbincang dan bertanya atau menambahkan kuis cepat yang sifatnya mengajak siswa untuk berfikir cepat dan jangan lupa memberi reward yang bisa berupa poin ataupun pujian.

Mengurangi Pemberian Beban Tugas kepada Siswa

“Jangan memberi beban tugas yang berat kepada siswa”. Kalimat seperti itu yang perlu diingat oleh guru. Seorang guru tidak boleh berpikir bahwa karena pembelajaran dilakukan secara online membuat peserta didik jadi malas-malasan di rumah atau tidak mengerjakan apapun. Padahal banyak sebagian dari mereka terutama orang tua yang mengeluhkan semenjak pembelajaran online beban tugas menjadi berlipat dan membuat anak kesulitan untuk menyelasaikan tugas-tugasnya. Dampak yang diakibatnya juga tidak baik bagi siswa.

Seperti yang dilansir pada berita media online, pembelajaran online juga memberikan efek yang tidak baik bagi siswa, Ada dari mereka yang sampai stress diakibatkan beban tugas atau faktor lainnya, bahkan sampai berpikir untuk bunuh diri. Hal seperti itu yang perlu diantisipasi bagi seorang guru, memberikan rasa nyaman saat pembelajaran online di masa pandemi ini merupakan bagian dari kewajiban guru.

Untuk itu guru bisa mengurangi pemberian tugas secara berlebihan, semisal jika sudah memberikan materi pada pada pertemuan kelas online, ada baiknya guru tidak perlu lagi memberikan tugas secara struktural. Guru bisa memberikan pertanyaan-pertanyaan cepat kepada siswa saat KBM berlangsung untuk feedback dari penjelasan yang sudah diberikan, jadi guru tidak perlu lagi memberikan tugas pada siswa.

Jika kita sebagai pendidik bisa menciptakan kelas online yang nyaman di tengah pendemi ini, akan membangun semangat dan motivasi peserta didik dalam belajar. Motivasi belajar adalah sebuah penggerak dan pendorong yang membuat peserta didik tertarik akan belajar dan motivasi yang rendah akan menyebabkan rendahnya keberhasilan dalam belajar sehingga akan mempengaruhi prestasi peserta didik nantinya.

Semoga pendemi Covid-19 ini segera berakhir dan pembelajaran bisa kembali normal. Tetap semangat anak-anakku, kalian adalah harapan bangsa yang membawa masa depan yang gemilang !

Penulis : Fausyia Respati N, S.Pd

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *