Peran Parenting dalam Etika Remaja

“Didiklah anakmu sesuai dengan zamannya, Karena mereka hidup bukan di zamanmu” Ali Bin Abi Thalib RA

Remaja Indonesia banyak yang jauh dari ajaran-ajaran agama. Perilaku menyimpang seperti pergaulan bebas dan seks bebas dianggap sudah biasa di kalangan remaja sekarang ini. Kasus-kasus seperti seks bebas, hamil diluar nikah, dan aborsi tidak hanya didapatkan melalui media tetapi juga terjadi dilingkungan para remaja. Empat faktor utama yang menyebabkan kemerosotan moral adalah lingkungan, baik sekolah maupun tempat anak-anak bermain, kemajuan teknologi seperti internet yang membuat  anak- anak dan remaja mudah mengakses pornografi, sifat keingintahuan remaja, dan orang tua. Faktor orang tua dinilai penting dalam pergaulan remaja karena seperti apa yang dikatakan Al- Ghazali dalam Nofal (1993) Orang tualah yang punya tanggung jawab utama dalam mendidik anak-anaknya.

Orang tua mendapatkan ganjaran apabila anaknya melakukan kebaikan dan menanggung beban atas kesalahan mereka. Memandang besarnya tanggung jawab orang tua terhadap pendidikan anaknya, sudah seharusnya orang tua mencari cara yang efektif dalam menanamkan nilai-nilai kebaikan kepada anaknya. Pola pengasuhan atau parenting style yang efektif yang dianggap dapat menghindari anak dan remaja khususnya dari pergaulan bebas dan seks bebas adalah  yang menekankan pada komunikasi yang baik, komunikasi dua arah, antara orang tua kepada anak, dan anak kepada orang tua.

Dengan komunikasi yang baik, diharapkan orang tua dapat mengajarkan nilai-nilai agama pada anak. Keterlibatan kedua orang tua dalam pengasuhan anaknya dinilai berdampak baik pada pertumbuhan anak. Selain itu, memberikan keteladanan yang baik pada anak, kejujuran dan kepercayaan pada anak juga merupakan karakteristik dari parenting style yang baik. Pemahaman mengenai Adab dan parenting style yang tepat dalam rangka mengajarkan anak karakter yang baik sangat diperlukan oleh orang tua. Parenting style yang mengedepankan keteladanan, komunikasi, dan kehadiran kedua orang tua dalam mengasuh anaknya dianggap efektif untuk mengajarkan anak Adab Al-Islam. Adab Al-Islam adalah tata krama, etika, sopan santun, dan akhlak yang berdasarkan Al Qur‟an dan Sunnah yang disampaikan oleh Rasulullah SAW. Apabila parenting style yang efektif ini dikombinasikan dengan pengajaran adab yang disampaikan oleh Al-Ghazali dalam Arshad, Asmaa‟ dkk (2003) maka diharapkan anak akan memiliki akhlakul karimah.

Oleh: Muchamad Arif, S.Si.. M.Pd.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

raja111