Miliki Hati yang Sehat dan Bercahaya

Jagalah hati jangan kau kotori

Jagalah hati lentera hidup ini

Jagalah hati jangan kau nodai

Jagalah hati cahaya Illahi

Bila hati kian bersih, pikiran pun kian jernih

Semangat hidup kan gigih, prestasi mudah diraih

Namun bila hati busuk, pikiran jahat merasuk

Ahlak kian terpuruk, jadi mahluk terkutuk

Setiap manusia pasti memiliki hati. Hati adalah penentu baik buruk dan hitam putihnya amalan manusia. Hati mudah sekali berubah, susah untuk dipahami, sering berkembang, dan terkadang pasang surut. Oleh karena itu hati wajib untuk dijaga.

Rasulullah saw dalam salah satu hadisnya, 

Sesungguhnya di dalam tubuh ada segumpal darah. Jika segumpal darah itu baik, maka baiklah seluruh tubuh. Namun, jika segumpal darah itu rusak, maka rusaklah seluruh tubuh. Ketahuilah, segumpal darah itu adalah hati.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Imam Al-Ghazali Membagi Hati Menjadi 3 Macam, antara lain sebagai berikut.

  1. Hati Yang Sehat Dan Bercahaya

Yaitu Hatinya orang-orang yang beriman, ikhlas dan penuh cinta

  • Hati Yang Sakit

Yaitu hatinya orang-orang yang jengkel, dongkol, dendam, su’udzon, marah, suka menghasut, suka menggunjing

  • Hati Yang Mati

Yaitu hatinya orang-orang yang ingkar dan durhaka kepada Allah, Rasulullah, kedua orang tua, ulama’ dan guru

Imam Al-Ghazali Berkata Penyebab Hati Menjadi Mati antara lain yaitu Ingkar Kepada Allah, Rasulullah, dan Para Ulama’, prasangka buruk, menggunjing, memfitnah, malas Ibadah, memakan makanan yang haram, terlalu cinta dunia, tidak ikhlas, marah dan dendam, kurang bersyukur

Tanda-tanda seseorang yang memiliki hati yang kotor antara lain yaitu gelisah walaupun tidak ada masalah, bangga terhadap diri sendiri,  angkuh memandang hina orang lain, sombong dan congkak, mencari aib orang dan menyebarkannya, suka mengumpat, gembira dengan penderitaan orang lain, tidak menjaga lisan, sinis dengan orang lain, bersikap alim untuk di puji, menyampaikan ilmu dengan riya’, menganggap diri lebih hebat dari pada orang lain, berpakaian indah untuk dipuji, durhaka pada orang tua, bermanis muka, semena-mena, sholat yang tidak bisa khusyuk, kagum terhadap diri sendiri, selalu mencari salah orang, cinta kepada duniawi dan materialistis, mudah bersangka buruk terhadap orang, membesarkan hal yang remeh, suka bergosip dan menabur fitnah

Semoga kita bisa memiliki hati yang sehat dan bercahaya, dan dihindarkan dari hati yang sakit apalagi hati yang mati. Oleh karena itu latihlah hati kita untuk senantiasa beriman, ikhlas, dan penuh cinta.

Kuman Di Seberang Lautan Tampak, Gajah Di Pelupuk Mata Tak Tampak.

Setitik Aib Orang Lain Segera Nampak, Segudang Aib Sendiri Sulit Di Temukan.

Yaa Allah, Terangilah Hati Kami Ini Dalam Keridhaan Yang Selalu Tertuju Pada Cinta Yang Abadi Dalam Penghambaan Kami Kepada-Mu.” Aamiin

Oleh: Lianita Istiqomah, S.Pd.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *