
Tahukah kamu bahwa setiap hari, tanpa kita sadari, kita telah ikut andil dalam bertambahnya limbah di muka bumi?
Tahukah kamu bahwa limbah-limbah tersebut, jika tidak diolah dengan benar, akan mengakibatkan berbagai masalah kehidupan, seperti pencemaran lingkungan, rusaknya ekosistem, dan bencana alam? Oleh karena itu, sebagai individu, kita harus mampu menjadi salah satu bagian dari agent of change for sustainability.
Apa itu agent of change for sustainability?
Mereka adalah para agen perubahan yang memiliki peran penting dalam menggerakkan perubahan positif yang nantinya berfokus pada pencapaian tujuan berkelanjutan.
Mengapa kita harus mampu menjadi agen perubahan tersebut?
Karena kita berperan aktif dan ikut bertanggung jawab atas apa yang terjadi di sekitar kita.
Tidak perlu menjadi orang hebat untuk menjadi agen perubahan; cukup dimulai dari diri kita sendiri dan lingkungan di sekitar kita.
Bagaimana caranya?
Reuse, Reduce, Recycle, yang berarti menggunakan kembali barang-barang yang sudah ada sebanyak mungkin sebelum membuangnya, mengurangi atau bahkan tidak menggunakan barang-barang sekali pakai, dan mendaur ulang bahan bekas menjadi produk baru. Prinsip Reuse, Reduce, dan Recycle sekaligus bisa mengajarkan kita untuk lebih bijak dalam memilih dan memilah barang-barang yang akan kita gunakan serta dapat meminimalisir pemborosan pengeluaran.
Di sisi lain, dengan memanfaatkan barang-barang bekas yang masih bisa digunakan atau diolah, kita tidak hanya ikut andil dalam menjaga lingkungan tetap sehat, tetapi juga berkesempatan menggerakkan perekonomian di masyarakat.
Jadi, kita sebagai anak-anak masa depan harus mampu dan mau menjadi agen-agen perubahan yang menginspirasi lingkungan di sekitar kita agar tercipta keberlanjutan hidup yang sejahtera tanpa merusak alam.
So, be the agent of change for sustainability in your life.

