Oleh Lia Nurul Fauziyah, M.Pd., Gr., dan Muhammad Umar Salahualdien (7B)

Apakah Anda bagian dari masyarakat Jawa? Tentu Anda tidak asing dengan mitos, “Jika kita makan sambil tiduran, tubuh kita akan membesar seperti ular piton.” Mitos ini sering kali kita dengar sejak kecil, terutama dari orang tua atau kakek-nenek. Mereka melarang kita makan sambil tiduran dengan alasan yang cukup ekstrem, yaitu bisa berubah menjadi ular.
Sebenarnya, kebiasaan ini sudah ada sejak abad ke-7. Pada zaman dahulu, saat jamuan makan di kerajaan, para raja biasanya tidur sambil makan, dilayani oleh para pelayan. Kebiasaan ini terus dilakukan hingga sekarang, sehingga muncul mitos, “Jika kita makan sambil tiduran, tubuh kita akan membesar seperti ular piton.” Namun, benarkah demikian? Mari kita telusuri lebih dalam.
Secara ilmiah, tidak ada bukti yang mendukung klaim bahwa makan sambil tiduran dapat mengubah seseorang menjadi ular. Perubahan wujud seperti itu tidak mungkin terjadi dalam dunia nyata. Namun, dari mitos tersebut, ada beberapa dampak negatif yang mungkin terjadi jika kita sering makan sambil tiduran, di antaranya:
- Gangguan pencernaan: Makan sambil tiduran dapat mengganggu proses pencernaan. Gravitasi membantu makanan turun ke lambung saat kita duduk atau berdiri. Ketika kita berbaring, proses ini menjadi lebih lambat dan dapat menyebabkan asam lambung naik ke kerongkongan, atau yang biasa kita kenal dengan istilah GERD (gastroesophageal reflux disease).
- Tersedak: Risiko tersedak meningkat saat makan sambil tiduran, terutama jika makanan yang dikonsumsi berukuran besar atau bertekstur keras.
- Aspirasi: Makanan atau cairan dapat masuk ke saluran pernapasan saat kita berbaring, yang disebut aspirasi. Hal ini dapat menyebabkan infeksi paru-paru atau masalah pernapasan lainnya.
- Kualitas tidur buruk: Makan sebelum tidur, terutama dalam posisi berbaring, dapat mengganggu kualitas tidur. Pencernaan yang tidak lancar dapat menyebabkan rasa tidak nyaman dan membuat kita sulit tidur.
- Kebersihan: Makan di tempat tidur juga dapat membuat tempat tidur menjadi kotor dan mengundang serangga atau hewan pengerat.
Nah, secara ilmiah memang tidak ada bukti yang mendukung mitos, “Jika kita makan sambil tiduran, tubuh kita akan membesar seperti ular piton.” Namun, munculnya mitos tersebut adalah cara orang tua kita mengingatkan bahwa kebiasaan makan sambil tiduran bukanlah kebiasaan yang baik. Selain dari segi etika yang kurang baik, makan sambil tiduran juga berdampak negatif bagi kesehatan kita.
Jadi, setelah tahu dampak negatif dari makan sambil tiduran, masih mau melanjutkan kebiasaan ini? (Ed:Hd)

