Cara belajar membaca Al Qur’an bisa kamu terapkan di rumah, di madrasah TPQ (Taman Pendidikan Al Qur’an) atau di sekolah yang menyediakan sarana pembelajaran Ilmu Al Qurán. Sebenarnya, belajar membaca Al Qur’an tidak begitu sulit. Apalagi sebagai umat Islam, kita tentunya harus bisa membaca Al Qur’an karena bacaan saat shalat berasal dari Al Qur’an juga, sedangkan shalat merupakan ibadah wajib bagi setiap muslim.

Cara belajar membaca Al Qur’an harus dipraktikkan dalam setiap watu dan kesempatan. Bagaimanapun juga, jika kita sudah mengetahui berbagai cara dalam belajar membaca Al Qur’an, jika tidak dipraktikkan tetap saja tidak akan ada hasilnya. Ibarat pisau yang tajam jika mata pisaunya dibiarkan saja atau tidak digunakan untuk memotong maka tidak bermanfaat kegunaanya. Alhasil lama-kelamaan akan menjadi tumpul. Begitupula halnya saat kita belajar membaca Al Qurán. Jika tidak membiasakan membacanya meskipun hanya satu ayat, lupalah apa yang sudah dipelajari.

Untuk bisa membaca Alquran dengan baik dan lancar, tentunya terlebih dahulu kita harus mengetahui dari dasar. Apa sajakah dasar-dasar yang perlu kita ketahui dalam belajar membaca Al Qur’an:

  1. Mulai dari mengenal huruf hijaiyah.

Huruf hijaiyah sendiri terdiri dari 29 huruf yang diawali dengan huruf ‘Alif’ sampai ‘Ya’. Maka kenalilah huruf-huruf hijaiyah tersebut dan cara membacanya (Makhirijul Huruf), sehingga akan memudahkan dalam mempelajarinya

2. Mengenal tanda baca.

Tanda baca yang dimaksudkan disini adalah harokat. Hal ini membantu untuk memudahkan dalam pengucapan huruf hijaiyah saat belajar membaca Al Qur’an. Harokat itu sendiri ada Fathah, Kasroh, Dhommah, Fathatain, Kasrohtain, Dhommahtain, dan Sukun. Dan tidak hanya itu saja masih ada beberapa tanda baca yang lain seperti Fathah Panjang, Kasroh Panjang, Dhommah Panjang, dan Tasydid.

3. Membaca Al Qur’an dengan tajwid yang benar.

Cara selanjutnya dalam belajar membaca Al Qur’an yakni dengan mempelajari ilmu Tajwid. Yang dimaksud Ilmu tajwid Alquran adalah ilmu yang digunakan untuk mengetahui bagaimana membunyikan huruf Al Qur’an secara baik dan benar. Seperti dibaca jelas, mendengung, memantul, samar-samar, panjang atau pendek bacaan tersebut.

4. Membaca surat pendek dengan tartil.

Saat sudah memahami dan mempelajari 3 poin yang ada di atas, maka selanjutnya mulailah membaca surat-surat pendek dengan tartil. Tartil disini dimaksudkan agar saat membaca Al-Qur’an secara perlahan dengan tajwid dan makhraj yang jelas dan benar. Baru setelah lancar membaca surat- surat pendek bisa beralih membaca surat surat yang panjang dengan tartil juga.

Yang tidak kalah penting yang harus diperhatikan saat belajar membaca Al Qur’an adalah mencari guru (ustadz/ah) agar bisa membantu dalam menyimak, mentashih, dan mengarahkan kita saat mempelajari bacaan Al Qur’an. Sehingga ilmu Al Qur’an yang kita pelajari tidak salah.

Di Masa pandemi seperti saat ini, jika kita ingin belajar membaca Al Qur’an dan tidak bisa bertatap muka langsung dengan guru (ustadz/ah) kita juga bisa belajar kepada orang tua kita sendiri. Atau kita bisa memanfaatkan fitur aplikasi pembelajaran jarak jauh berbasis online sehingga kita tetap bisa belajar membaca Al Qur án dari sumber dan guru (ustadz/ah) yang tepat sesuai keilmuanya.

Ingat selalu Hadits shohih dari HR. Bukhori berikut:

خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ 

Artinya:

“Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari Al-Qur`an dan mengajarkannya”. 

Oleh: Ach. Fathun Najah, S.Pd.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *